Bulan Agustus ini Mudik Lagi dan Melihat Proses Pembuatan Gula Merah atau Gula Kelapa Buatan Mertua

Pulang kampung dalam rangka liburan 17 Agustus Tahun 2018 sangat menyenangkan, dimulai berangkat hari rabo tanggal 15 Agustus habis subuh ya sekitar jam 4.30 pagi saya meluncur bertiga saya, istri dan anak saya dan melewati jalan margonda langsung meluncur jalan lentang agung terus menuju gerbang toll tanjung barat, yang kecepatan nya hanya 60-80 soalnya takut kalau kenceng jalan malam-malam. Sesampai merak sekitar jam 6.50 pagi dan langsung beli tiket kapal dan alngsung menuju dermaga satu, Alhamdulillah perjalanan lancar tanpa suatu hambatan apapun.
Kita bertiga aja dulu pulang kampungnya hehehhe
Sesampai bakauheni jam 9.30 dikapal kurang lebih 3,5 jam dan ombaknya agak lumayan kencang sekali jadi didalam kapal terasa sekali goyangannya. Setelah turun dari kapal langsung menuju perjalanan yang di tempuh kurang lebih 1,5 jam sampailah di kampung halaman jam 11.00 siang dan ahirnya melepas lelah setengah harian dalam perjalanan.
Di atas kapal pelabuhan merak ini bukan diatas kapal pesiar ya hahaha
Sesampai dirumah esok harinya melihat proses pembuatan gula kelapa atau gula merah atau gula jawa, karena sehari-harinya mertua penghasilannya adalah membuat gula kelapa. Gula kelapa ternyata proses pembuatannya sangat panjang mulai pengambilan air nira atau [legen] dari atas pohon kelapa. Sampai tahap pemasakannya sangat panjang sekali hampir setengah harian dalam proses pembuatan gulanya.
Proses pemasakan gula kelapa
Mungkin teman-teman pernah melihat atau mungkin pernah bekerja membuat gula kelapa, sangat salut sekali cara prsose membuatnya sampai jadi gula lalu dijual, banyak didesa saya yang berhasil dalam membuat gula kelapa. Tahap perekonomian mereka beransur membaik dan bisa membeli lahan atau kebon sendiri lalu mereka bisa membuat rumah dari bata merah asampai rapih dan bisa menyekolahkan anaknya minimal sma sangat luar biasa bukan penghasilan pembuat gula kelapa, termasuk mertua saya ini termasuk lumayan hasilnya.
Gula yang sudah siap cetak
Karena harga gula merah sekarang semakin lumaya harganya coba bayangkan kalau sekilonya harga sekarang 15 ribu kalau dalam sehari bisa menghasilkan 20 kg sampai 25 kg berarti dalam sehari bisa mengantongi uang sekitar 300 ribu sampai 375 ribu kurang lebih penghasilan yang cukup lumyan bukan untuk kehidupan di kampung yang biaya hidup tidak semahal di kota.
Kalau ini lagi menikmati air kelapa muda yang langsung dipetik dari pohon
Nah itu saja ya sekelumit coretan tentang pulang kampung di bulan agustus ini sekaligus menceritakan mertua yang sehari-hari membuat gula kelapa. Ok terimakasih salam awet sehat ya ....

0 Response to "Bulan Agustus ini Mudik Lagi dan Melihat Proses Pembuatan Gula Merah atau Gula Kelapa Buatan Mertua"

Post a Comment

Berkomentarlah Dengan Bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel