Candi Pari, Tempat Wisata di Sidoarjo Untuk Mengenal Sejarah Sekaligus Hunting Foto Yang Kece

Candi Pari, Tempat Wisata di Sidoarjo Untuk Mengenal Sejarah Sekaligus Hunting Foto Yang Kece
Sumber Foto: flickr.com
Candi Pari adalah salah satu tempat wisata di Sidoarjo yang banyak dimanfaatkan oleh traveler sebagai spot hunting foto. Selain berfungsi sebagai wisata sejarah, ternyata banyak juga wisatawan yang memanfaatkan candi unik peninggalan kerajaan Majapahit ini sebagai ajang narsis.

Nama Candi Pari semakin dikenal oleh wisatawan luar daerah Sidoarjo berkat banyaknya foto yang beredar di media sosial. Jika kamu adalah pengguna aktif Instagram, pastinya pernah donk melihat foto Candi Pari?

Candi Pari sendiri dibangun pada tahun 1371 dan mempunyai keunikan pada arsitektur bangunan yang membuatnya beda dari candi-candi lainnya di Jawa Timur. Simak ulasan singkat berikut ini untuk mengetahui lebih jauh lagi tentang objek wisata Candi Pari.

Lokasi Candi Pari


Candri Pari terletak di Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Dari pusat kota Sidoaro, lokasi Candi Pari berjarak sekitar 15 kilometer. Sedangkan dari pusat semburan lumpur Lapindo, jaraknya hanya sekitar 2 kilometer saja ke arah barat laut.

Dikarenakan lokasinya yang dekat dengan wisata Lumpur Lapindo, maka tidak ada salahnya untuk sekalian mampir ke Candi Pari. 

Lokasi GPS Candi Pari : -7.5160871, 112.6834309.

Destinasi Wisata Candi Pari Yang Sedang Hits Dikalangan Wisatawan


Candi Pari adalah peninggalan kerajaan Majapahit, ketika masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk AD 1350-1389. Candi Pari yang sekarang kita lihat merupakan hasil pemugaran pada tanggal 13 September 1994 dan selesai tahun 1999.

Selain Candi Pari, di kecamatan Porong sebenarnya masih ada lima candi lain. Namun, empat candi lain sudah dalam kondisi tidak utuh. Hanya Candi Pari saja yang masih dalam kondisi baik. Salah satu candi yang dekat dengan Candi Pari adalah Candi Sumur. Sayangnya, kalian tidak bisa melihat bangunan seutuhnya, lantaran kondisi Candi Sumur sudah dalam keadaan rusak.

Ciri khas yang dimiliki oleh candi Mojopahit pada umumnya adalah bentuk badannya ramping, terbuat dari batu merah, dan bagian mahkota/atap berbentuk trapesium. Namun, Candi Pari hanya memiliki ciri khas bangunan yang terbuat dari batu merah saja.

Candi Pari berbentuk menyerupai kubus. Ia memiliki panjang 16,86 m , lebar 14,10 m dan tinggi sekitar 13,40 m. Bentuk Candi Pari terlihat pendek dan lebar, layaknya candi-candi yang ada di Jawa Tengah. 

Sementara itu, mahkota atau atap Candi Pari menerapkan pola Champa / Khmer, dengan tutup gerbang yang berbahan dasar batu andesit. Di atas pintu masuk Candi Pari tercatat tahun pembuatan, dengan undakan tangga di sebelah kanan dan kiri pintu masuk.

Kini, Candi Pari menjadi tempat wisata di Sidoarjo yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Waktu terbaik untuk datang berkunjung adalah saat weekdays, karena lokasi Candi Pari akan dipenuhi pengunjung saat weekend.

Di sekeliling Candi Pari terdapat taman yang terdiri dari rerumputan hijau, pohon, dan bunga hias. Keberadaan taman tersebut membuat panorama di sekitar Candi Pari semakin indah. Jangan melewatkan momen indah ini dengan tidak foto-foto narsis di depan candi.

Wisatawan bisa berpose sesukanya, dengan background Candi Pari yang terlihat megah. Pokoknya cocok sekali bagi kamu yang sedang mencari wisata hits di Sidoarjo. Bagaimana, kira-kira kapan kamu akan mampir ke sini?

Itu tadi adalah sedikit informasi mengenai objek wisata Candi Pari. Selain kita mengenal sejarah peninggalan zaman dahulu, kita juga bisa tetap eksis di media sosial dengan memposting foto kece di Candi Pari.

0 Response to "Candi Pari, Tempat Wisata di Sidoarjo Untuk Mengenal Sejarah Sekaligus Hunting Foto Yang Kece"

Post a Comment

Berkomentarlah Dengan Bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel