Jangan Menganggap Hidup Tidak Adil, Sebenarnya Kurangnya Rasa Syukur dan Besarnya Iri Hati Yang Membuat Anda Selalu Sedih

Perasaan tidak rela melihat orang lain bahagia atas suatu pencapaian dan keberhasilan adalah salah satu sikap buruk yang tidak pernah bisa lepas dari kehidupan manusia. Kita biasa mengenal sifat seperti ini dengan sebutan iri.

Perasaan iri tidak ubahnya seperti angin sepoi-sepoi di tepi pantai, yang pasti berhembus dan menyelimuti hati manusia tanpa pernah bisa ditolak. Ia datang secara tiba-tiba dan menyebarkan benih-benih penyakit hati.

Ketika rasa dengki sudah datang menyapa, seseorang akan dibuat sesak olehnya. Hidup seakan-akan tidak adil, lantaran hanya orang lain saja yang bisa merasakan kebahagiaan. Di satu sisi, ia merasa adalah manusia paling sial dengan tumpukan masalah dan beban hidup.

Dalam kondisi seperti ini, bukan masalah hidup yang sebenarnya membuat Anda merasa sial dan sedih. Namun kurangnya rasa syukur didalam hati yang membuat hidup Anda selalu dipenuhi batu-batu kesialan.

Jika rasa iri terus-terusan tersimpan didalam hati, lantas bagaimana caranya Anda bisa merasa bahagia?


Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik, Singkirkan Dahulu Perasaan Iri Hati

Selama kita hidup, kebahagiaan seringkali terasa sangat mahal dan sulit untuk didapat. Ada banyak sekali gangguan yang senantiasa berhasil membuat hari-hari kita terasa sangat buruk. Dari sekian banyak faktor, salah satu alasan mengapa kita selalu merasa hidup tidak pernah adil adalah rasa iri yang tertanam didalam hati.

Hal ini sering tidak disadari oleh kebanyakan orang, padahal sudah sangat jelas jika setiap hari kita selalu disilaukan dengan kehidupan orang lain.

Apalagi di zaman media sosial seperti sekarang. Di beranda sosmed, kita bisa dengan mudah menemukan momen-momen bahagia dari teman dekat ataupun kerabat.

Sebagai pembuktian, cobalah untuk membuka Facebook. Di beranda Anda akan melihat teman-teman yang sedang pamer foto wisuda, jalan-jalan ke tempat wisata yang sedang hits, nongkrong di cafe, berhasil membeli sepeda motor baru, mobil baru dan beragam kebahagiaan lainnya.

Begitu pula dengan WhatsApp dan Instagram, isinya hanya orang-orang yang sedang memamerkan momen liburan bersama keluarga, jalan bareng pacar, memiliki banyak uang sehingga bisa membeli smartphone model terbaru dan lain-lain.

Setelah melihat semua foto yang berisi kebahagiaan tersebut, kita pasti merasa adalah manusia paling sial. Jangankan jalan-jalan, weekend masih disibukkan dengan tumpukan pekerjaan yang belum habis-habis.

Jangankan nongkrong, liburan atau membeli ponsel baru, bisa makan setiap hari saja rasanya sudah beruntung. Jalan bareng pacar terasa hal yang mustahil, karena kita selalu mengasihani diri yang terlihat kurang tampan.

Masih banyak hal-hal lainnya lainnya yang akan menghantui isi pikiran kita sehingga menjadi manusia paling tidak beruntung didunia, setelah puas berjalan-jalan di Instagram, Facebook dan WhatsApp.

Jika sering mengalami hal ini, itulah yang dinamakan dengan iri hati. Ada perasaan tidak rela didalam hati kita ketika melihat teman dekat atau orang lain merasa bahagia. Perasaan iri tadi pada akhirnya menumbuhkan penyakit hati dan membuat kita sebagai orang paling tidak beruntung didunia.

Agar hari-hari Anda terasa lebih baik, maka penting sekali untuk melatih dan memperbanyak rasa syukur. Jauhkan perasaan iri ketika melihat orang lain merasa bahagia dan tetap syukuri apa yang sejauh ini sudah berhasil kita dapatkan.

Ingatlah dibalik kebahagiaan itu ada pengorbanan-pengorbanan yang mungkin tidak kita ketahui. Mereka harus bekerja keras, sehingga baru bisa jalan-jalan, membeli smartphone baru dan lain sebagainya.

Baca Juga:
Singkirkan perasaan iri hati sekarang juga untuk kehidupan yang lebih baik. Fokus pada kehidupan Anda sekarang, syukuri semua hal yang sudah berhasil didapat. Selagi mau berusaha dan berdoa, Anda pasti bisa merasakan kebahagiaan yang sama seperti teman-teman saat ini.   

Masalah hidup sudah terlalu banyak, jangan semakin ditambahi dengan rasa iri yang sangat mengusik jiwa. Perbanyak syukur, maka kehidupan pasti berjalan lebih baik.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel