Profil Biodata KH Agus Salim Tokoh Indonesia yang Sederhana

Haji Agus Salim anak keempat dari pasangan Soetan Mohamad Salim dan Siti Zainab yang lahir dengan nama Mashudul Haq. Soetan Mohamad Salim adalah seorang jaksa kepala di pengadilan tinggi. Beliau bersekolah di Europeesche Lagere School (ELS) yaitu sekolah khusus anak-anak Eropa. Selanjutnya ia melanjutkan pendidikan menengahnya ke Hoogere Burgerschool (HBS) di Batavia dan setelah menjalani pendidikan selama 5 tahun, pada tahun 1903 saat Ia berumur 19 tahun Ia lulus sebagai lulusan terbaik se-Hindia Belanda.


Kesederhanaan Haji Agus Salim : Mulai Rumah Kontrakan sampai Berjualan Minyak Tanah

Rumah kecil tanpa sambungan listrik itu terletak di gang sempit. Perlu jalan berliku sebelum kita dapat mencapainya. Saking sederhananya rumah yang terletak di kawasan tanah tinggi, Jakarta pusat tersebut, didalamnya pun nyaris tak ada perabotan berharga dan hanya memiliki satu kamar. Penghuninya, sepasang suami istri dan kedelapan orang anaknya.

Siapa gerangan pemilik rumah teramat sederhana tersebut?

Ya, dia adalah tokoh pergerakan nasional, K.H. Agus Salim. Tak sedikitpun ia dihinggapi rasa minder. Bagi K.H. Agus Salim, hidupnya tanpa gemilang harta adalah berkah yang harus disyukurinya. Baginya, tak masalah dia hidup sederhana dan bahkan miskin.

Luar biasa, Tanpa rasa malu ia berjualan minyak dengan cara mengecer, meski pada saat itu dia sudah pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dan perwakilan tetap Indonesia di PBB. Bahkan saat ada acara di Jogyakarta, Kiai terpaksa membawa minyak tanah dan menjualnya disana. Hasil penjualan minyak tanah itu, lanjut Roem, dipergunakan untuk menutupi ongkos perjalanan Jakarta – Yogyakarta.

Begitulah KH Agus Salim, hidupnya yang jauh dari kemewahan memang tidak membuat kiprahnya sebagai negarawan yang tangguh terhenti. Dia, tidak juga memanfaatkan berbagai jabatan penting yang di sandang untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya. Adalah Profesor Schermerhom, seorang guru besar Belanda yang secara terang-terangan mengagumi K.H. Agus Salim.

Menurutnya, sang kiai ini adalah cendekiawan dan tokoh kenegarawan yang hebat. “Hanya satu kelemahan K.H. Agus Salim (menurut Schermerhom), selama hidupnya, ia selalu saja melarat dan miskin”, papar Schermerhom.

Benar, K.H. Agus Salim memang tidak kemaruk harta. Dan, sikap itu pula yang berusaha dia tanamkan pada setiap pemimpin. Tidak hanya kepada anak istrinya, namun juga kepada pejabat lain di negeri ini.

Baca Juga:
Profil Biodata KH Agus Salim

Nama: Haji Agus Salim
Lahir: Koto Gadang, Agam, Sumatera Barat, Hindia Belanda, 8 Oktober 1884
Wafat : Jakarta, 4 November 1954
Ayah :Soetan Mohamad Salim
Ibu: Siti Zainab
Pasangan: Zaenatun Nahar

Jabatan :

MenMuLu Negeri Indonesia ke-1 (12 Maret 1949-3 Juli 1947) Menteri Muda Luar Negeri
MenLu Negeri Republik Indonesia ke-3 (3 Juli 1947- 20 Desember 1949) Menteri Luar Negeri

(Dirangkum dari berbagai sumber)

Semoga bermnfaat ulasan Tokoh Indonesia Inspirasi yang dapat saya rangkum dari berbagai sumber, Bangsa yang besar adalah yang menghargai para Pahlawannya dan jangan sesekali melupakan sejarah. Terima kasih.

8 Responses to "Profil Biodata KH Agus Salim Tokoh Indonesia yang Sederhana"

  1. Ternyata mudanya ganteng banget yah hehehe

    ReplyDelete
  2. kira-kira rumahnya kini masih ada tidak ya,...kalau ada bisa jadi sejarah itu,..jujur saya kurng mengenal tokoh yang satu ini,..saya cuma mengenal toko yang mungkin lebih familiar di kalangan orang lain, antara lain Ir. soekarno,.Moh. hatta. Patimura

    ReplyDelete
  3. Tokoh-tokoh berkepribadian sederhana ini pantas dan harus di contoh oleh tokoh di era sekarang ini..

    ReplyDelete

Berkomentarlah Dengan Bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel