Ini adalah Bisnis, Jangan Putus Asa

Anda tau ada mobil yang harganya cuma 100 jutaan? Ada juga yang diatas 500 juta bahkan milyaran. Saya pernah makan di sama-sama rumah makan padang tapi yang satunya seporsi plus ayam 17.000 tapi di tempat yang satunya 35.000 dengan ukuran nasi dan ayam yang sama. Pernah beli herbal yang sama bahan dan kemasananya? di salah satu tempat 1 botol cuma 20.000 tapi ada yang jual 100.000/botol?


Pernah dengar daging yang per kilonya Rp. 4 juta?  Daging Wagyu? Pernah dengar anggur yang 1 butir dihargai jutaan? Pernah dengar Mangga 1 buah di jual dengan harga ratusan ribu?

Kok ada yang beli ya? dan terjual, bahkan ada konsumennya.

Menjual itu bukan sekedar barang yg anda jual, menjual terkait dengan diri kita sendiri. Bukan sekedar menjual barang, tetapi menjual diri kita.

Bagaimana pedenya kita, mungkin penampilan, mungkin bahasa dan keramahan kita bahkan setiap kalimat yang kita gunakan, atau mungkin fasillitas dan nilai gengsinya. Banyak hal berkaitan dalam menjual tapi yang paling pas, sederhana dan kena adalah: "Semakin banyak orang yang anda tawarkan maka akan semakin banyak juga yang terjual"

Makanya sales-sales itu setiap hari pekerjaannya hanya menawarkan saja, ke siapa saja, dimana saja dan kapan saja dan dengan media apa saja.

Kita bukan sekedar sales tetapi juga pemberi solusi "menjual dengan memberikan solusi" Baik solusi kesehatan maupun solusi ekonomi, bahkan solusi gengsi. Menbeli di SHOPINDO bergengsi loh, selain sehat badan, sehat ekonomi juga sehat perfomance kita karena membeli pada perusahaan yang jelas legalitasnya, jelas tempatnya dan jelas pemilik usahanya yang didalamnya akan ada penghargaan dan perjalinan silaturahmi.

Baca Juga: 5 Hal Yang Tidak Bisa Didapatkan Jika Hidup Terlalu Realistis, Rugi Besar!

Belum lama ini saya membeli kapsul kesehatan dengan harga 3 juta hanya berisi cuma 60 butir saja. Mahal ya?  Malahan sampai saat ini saya belum merasaka manfaatnya setelah habis, penjualnya menyarankan untuk coba lagi beli 1 paket lagi senilai 3 juta dan hasilnya belum tau apakah akan sembuh atau tidak, tapi saya beli. Hebat ya marketingnya? Kok bisa wong belum sembuh tapi masih ditawarkan untuk beli lagi, padahal saya juga perlu bukti.

Teruslah berusaha untuk menawarkan ke banyak orang dengan keyakinan penuh, jangan setengah-setengah. Anda tidak tahu rezeki anda berada di orang ke berapa yang anda tawarkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel